Archive for the ‘Lasik’ Category

Sosialisasi Lasik di i Care Lasik

Wednesday, March 19th, 2008

Free Image hosting by Free Images Hosting in OnBisnis.Com
Mungkin anda termasuk yang penasaran ingin tahu apa itu lasik dan segala teknologi yang menyertainya serta perkembangan terakhir di dunia lasik.

Atau mungkin anda sudah banyak informasi tentang lasik, namun masih ragu atau ingin meyakinkan diri anda bahwa lasik itu aman dan sebagainya.

Atau juga anda langsung ingin ngobrol dengan pihak klinik mata yang menyelenggrakan layanan lasik

Jika semua pertanyaan di atas ada pada diri anda, maka kami i Care Lasik Mengundang Anda untuk menghadiri Acara Sosialisai Lasik yang akan di selenggarakan pada:

Hari : Sabtu, 29 Maret 2009

Jam : 11.00 wib ( +- 1 Jam)

Tempat : i Care Lasik Jakarta ( Wisma Slipi lantai dasar, Jl. S. Parman Kav 12 - Jakarta Barat)

Silakan daftar bisa melalui telp. 021 5307171 atau email: info@icarelasikcenter.com atau dengan mengisi form komentar di bawah dengan menyertakan nomer telepon atau hanphone anda sehingga kami bisa mengkonfirmasikan ke anda.

Lasik atau Epilasik

Wednesday, February 13th, 2008

Kemarin ada yang Chat lewat Yahoo Mesenger, menanyakan tentang apa beda Lasik dengan Epilasik.

Sebelum menjani lasik di i care Lasik terlebih dahulu di lakukan pemeriksaan lengkap untuk mendapatkan semua data yang di perlukan untuk proses lasik dan hal yang memungkin akan terjadi setelah lasik.

Ada beberapa komponen yang bisa di jadikan acuan pilihan apakah harus lasik atau epilasik. Diantaranya adalah :

  • Kelengkungan kornea, jika range nya masih normal yaitu 40.00 D sampai 47.00 D maka bisa dilakukan lasik, tapi harus juga di perhatikan kemungkinan yang lain.
  • Ketebalan kornea, kornea kita rata-rata 500 - 600 mikron. Jika tebal kornea kita di bawah 500 mikron akan di lakukan Epilasik, tapi jika lebih dari 500 mikron dan setelah di kalkulasi dengan CRS Master dari Mel 80 ternyata masih cukup sisanya, maka di lakukan lasik. Jika kornea setelah di lasik itu tebalnya kurang dari yang di rekomendasikan maka akan di lakukan Epilasik
  • Batas sisa kornea setelah lasik adalah kurang lebih 400 mikron,
  • Jika minus tinggi dan setelah di kalkulasi ternyata lasik tidak bisa atau sisanya tidak cukup maka di lakukan lasik, dan jika dengan kalkulasi ternyata lasik tidak bisa maka di lakukan Epilasik.
  • Jika dengan target normal kedua jenis tindakan itu tidak bisa, maka akan di targetkan tidak normal, misal masih sisa -1.00 atau berapa sesuai perhitungan mesin dan tentunya kesepakatan pasien dengan dokter setelah berkonsultasi.
  • Atau jika tidak memungkinkan untuk Lasik atau Epilasik dan minusnya tinggi sekali maka bisa di lakukan RLE ( Refractive Lens Exchange )

Lasik dan Epilasik Flap
Perhatikan gambar di atas, itulah ” flap” yang di buat untuk lasik ( bawah ) dan epilasik ( atas). Flap Epilasik lebih tipis  sekitar 60 - 100 mikron supaya sisa stoma yang di bawahnya masih cukup untuk jumlah tebal laser yang di perlukan. Sedangkan untuk yang lasik rangenya antara 120 - 160 mikron.

Teknologi di i Care Lasik Jakarta 2

Friday, January 18th, 2008

Sebagai lanjutan posting yang lalu,

  • Atlat Topography Pemeriksaan Peta kornea mata (Atlas Topography) dengan menggunakan Atlas Topography dari Humphre-Zeiss. Alat ini akan memetakan dengan menscan mata kita dan hasil outputnya akan berupa sebuah gambaran peta dimana dokter bisa menganalisa untuk layak tidaknya dilakukan tindakan lasik. Kornea akan tampak seperti peta yang berwarna yang menunjukkan daerah yang tinggi atau rendah atau landai dan sebagainya.
  • WASCA ANALIZERPemeriksaan Aberasi terhadap mata, anda mungkinpernah ketemu orang lain dengan kacamata masih tidak sejelas orang yang lain, padahal koreksi kacamatanya sudah full koreksi, ini kemungkinan besar ada aberasi pada mata itu. Lasik bisa mengkoreksi aberasi pada mata. Alat ini sangat canggih dengan nama WASCA Analyzer

Teknologi di i Care Lasik Jakarta 1

Friday, January 18th, 2008

Sungguh luar biasa perkembangan di dunia kodeokteran khususnya Lasik. Dimana sebagian orang masih takut dengan teknologi yang satu ini, namun berbagai pihak terus dan terus bekerja keras untuk menciptakan sebuah terobosan dengan menghadirkan berbagai teknologi yang mutakhir.

i Care Lasik Jakarta tak ketinggalan untuk selalu menggunakan teknologi yang terkini dalam hal pelayanan di bidang Lasik. Berikut akan kami sampaikan berbagai alat atau instrument yang di gunakan untuk melakukan pemeriksaan dari awal sampai seseorang selesai menjalankan lasik di i Care Lasik.

  1. Pemeriksaan oleh Refraksionist Optisien meliputi:
  • Pemeriksaan Pupil Size dan pemeriksan Refraksi secara Objektif. Alat yang di gunakan adalah KR8800, sebuah alat canggih Auto-Kerato-Refractometer keluaran Topcon dari Jepang. Alat ini komputerize yang otomatis dengan hasil yang sangat akurat.
  • Pemeriksaan Subyektif dengan menggunakan CV3000 dari Topcon Jepang, sangat berbeda dengan yang pernah anda jumpai di kebanyakan klinik atau optik dimana masih pakai trial frame yang manual dan juga dengan phoroptor yang masih manual juga untuk memindahkan lensa demi lensanya, CV3000 dan AutoKeratoRefractometer KR8800CV3000 ini hanya sekali tekan tombol maka hasil yang di peroleh di AutoKeratoMeter KR8800 itu langsung ditransfer datanya karena alat tersebut sudah di link- kan sehingga seorang Refraksionist Optisien tidak perlu mengganti lensa dengan memutar - mutar tombol dan untuk pasien pemeriksaan jauh lebih cepat.
  • Anda mungkin sudah punya kacamata lam, sehingga kami atau anda juga ingin tahu persisnya berapa kekuatan dari lensa pada kacamata tersebut, untuk itu kami menggunakan alat CL.100 Computerized Lensmeter dari Topcon, sehingga pengukuran sangat cepat dan akurat.

Persiapan Sebelum & Sesudah Lasik

Tuesday, January 15th, 2008

SEBELUM LASIK

  • Pastikan bahwa Anda telah menjalani serangkaian pemeriksaan mata dan berkonsultasi dengan dokter ahli kami
  • Jika memakai lensa kontak, agar melepaskannya sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum tindakan LASIK
  • Rencanakan jadwal tindakan sesuai jadwal kegiatan sehari-hari, agar tidak terganggu (pasca tindakan perlu 1-2 hari istirahat)

PADA HARI LASIK

  • Dianjurkan untuk makan secukupnya, tidak perlu berpuasa
  • Sebaiknya mengajak seseorang untuk menemani Anda, agar bisa mengantarkan dalam perjalanan pulang. Tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan pada hari setelah LASIK, sampai dokter mengijinkan
  • Jangan memakai parfum, body lotion, body spray, atftershave, minyak rambut, dll yang beraroma wangi. Dianjurkan mandi dan mencuci rambut
  • Jangan memakai make up sekitar mata seperti eye shadow, mascara, dll sebelum dan sesudah operasi, sampai diijinkan oleh dokter
  • Minum obat penenang jika diperlukan, agar Anda bisa lebih tenang dan santai
  • Selama menjalani tindakan LASIK, sebaiknya selalu mengikuti instruksi dan kooperatif dengan dokter dan staf

SESUDAH LASIK

  • Makanan sesuai pola makan sehari-hari
  • Usahakan istirahat/tidur pada hari setelah operasi, jika merasa nyeri boleh minum obat penghilang rasa sakit, misalnya ponstan
  • Menggunakan kacamata pelindung terutama diluar ruangan, sedang pada malam hari memakai eye shield selama 5 (lima) hari pertama (kacamata hitam & eye shield disediakan oleh i-Care)
  • Secara teratur menggunakan obat tetes sesuai instruksi dokter
  • Melakukan kontrol ulang sesuai jadwal secara periodik: 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 1 tahun (sudah termasuk paket biaya LASIK)
  • Anda boleh membaca koran atau menonton TV setelah hari pertama LASIK, namun untuk jangka waktu terbatas
  • Kegiatan mandi hanya sebatas leher ke bawah, sedangkan bagian wajah dibasuh secara hati-hati. Mencuci rambut diperbolehkan setelah hari ke-3 LASIK
  • Jangan mengucek/menggosok mata selama 2 (dua) minggu
  • Kegiatan berenang atau olah raga full contact body (karate, tinju, dll) boleh dilakukan 1 (satu) bulan setelah LASIK
  • Jangan menggunakan rias wajah/make-up selama 3 (tiga) hari
  • Hindari berendam air hangat dalam bath tub selama 4 (empat) minggu
  • JIka masih merasa ragu dan memiliki keluhan sesuatu terhadap kondisi mata Anda setelah lasik, Anda bisa menghubungi staf atau dokter ahli kami
  • Setelah selesai masa pemeriksaan ulang 1 (satu) tahun, Anda tetap dianjurkan untuk memeriksakan rutin pada ahli retina setiap 1 tahun

PAKET PEMBERIAN OBAT TETES

  • A. Tobradex tetes mata : 4 x 1-2 tetes/hari selama 10 hari
  • B. Tarivid tetes mata : 4 x 1-2 tetes/ hari selama 7 hari
  • C. Hialid/Cenfresh/Tears Naturale II tetes mata : 4-6 x 1 tetes/hari selama 4-10 minggu

Selang waktu pemakaian obat tetes antara satu dengan yang lain adalah 1-5 menit, jangan diteteskan bersamaan