Lasik atau Epilasik
Wednesday, February 13th, 2008Kemarin ada yang Chat lewat Yahoo Mesenger, menanyakan tentang apa beda Lasik dengan Epilasik.
Sebelum menjani lasik di i care Lasik terlebih dahulu di lakukan pemeriksaan lengkap untuk mendapatkan semua data yang di perlukan untuk proses lasik dan hal yang memungkin akan terjadi setelah lasik.
Ada beberapa komponen yang bisa di jadikan acuan pilihan apakah harus lasik atau epilasik. Diantaranya adalah :
- Kelengkungan kornea, jika range nya masih normal yaitu 40.00 D sampai 47.00 D maka bisa dilakukan lasik, tapi harus juga di perhatikan kemungkinan yang lain.
- Ketebalan kornea, kornea kita rata-rata 500 - 600 mikron. Jika tebal kornea kita di bawah 500 mikron akan di lakukan Epilasik, tapi jika lebih dari 500 mikron dan setelah di kalkulasi dengan CRS Master dari Mel 80 ternyata masih cukup sisanya, maka di lakukan lasik. Jika kornea setelah di lasik itu tebalnya kurang dari yang di rekomendasikan maka akan di lakukan Epilasik
- Batas sisa kornea setelah lasik adalah kurang lebih 400 mikron,
- Jika minus tinggi dan setelah di kalkulasi ternyata lasik tidak bisa atau sisanya tidak cukup maka di lakukan lasik, dan jika dengan kalkulasi ternyata lasik tidak bisa maka di lakukan Epilasik.
- Jika dengan target normal kedua jenis tindakan itu tidak bisa, maka akan di targetkan tidak normal, misal masih sisa -1.00 atau berapa sesuai perhitungan mesin dan tentunya kesepakatan pasien dengan dokter setelah berkonsultasi.
- Atau jika tidak memungkinkan untuk Lasik atau Epilasik dan minusnya tinggi sekali maka bisa di lakukan RLE ( Refractive Lens Exchange )

Perhatikan gambar di atas, itulah ” flap” yang di buat untuk lasik ( bawah ) dan epilasik ( atas). Flap Epilasik lebih tipis sekitar 60 - 100 mikron supaya sisa stoma yang di bawahnya masih cukup untuk jumlah tebal laser yang di perlukan. Sedangkan untuk yang lasik rangenya antara 120 - 160 mikron.

